Dan matahari masih membuka hati untuk bersinar
Tanpa malu ia berkarya demi sebuah kehidupan
Ia tidak enggan untuk membangunkan kita lagi
Saat ia menutup diri, cahaya nya ada dalam indahnya bulan
Akhirnya
malam tiba dan ia tidak menyombongkan diri dengan panas nya
Ia
beristirahat dengan cahaya bintang yang menghiasi malam kelabu
Panas
yang membakar kepalamu, ia sejukkan
dengan rintik hujannya
Matahari
yang menyedihkan, tanpa mengeluh tersedu ia bersinar
Saat fajar, ia menyingsing terbangun dari kamar tidurnya
Memberikan sedikit warna jingga sebelum dirimu melakukan
tugasmu
Ia kembali bersinar dan membiarkan tumbuhan menyerap
kebesaranya #denganIkhlas
Tumbuhan yang hidup akan membagi kotorannya agar kamu hidup
Siapa
yang menjadi tersangka, matahari atau tumbuhan?
Kamu
hanya menerima sisa fotosintesis yang terbuang
Kamu
makhluk istimewa yang hanya menerima sisa?
Tanpa
ragu kamu bersyukur atas nafas yang ada dalam tubuhmu
#sepenggalsyukur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar